WELCOME TO METAPHOR CENTER, TAKE YOUR TIME

Selasa, 01 November 2011

sepasang alas kaki

Teman, coba lihat sepasang alas kaki yang kalian kenakan, bisa sepatu ataupun sendal kalian. Lihat mereka baik2, apa mereka sama? ga kan? sepatu n sendal dibuat masing-masing untuk dipakai hanya pada satu sisi. Ga ada sepatu atau sendal yang bisa dipakai pada dua sisi, bisa fleksibel dikenakan di kiri dan di kanan. Betul bukan? Tapi, meskipun berbeda, kedua sepatu n sendal tersebut tetap saling melengkapi. Meskipun tak melangkah bersama, tapi tetap satu tujuan, dan betapa saling terikatnya mereka, karena tanpa pasangannya, sebuah sepatu atau sendal tak lagi berarti.

Pernahkah kalian menemukan kesetiaan yang begitu kuat antar sepasang manusia? baik antar sahabat maupun kekasih? Sungguh sulit menemukan pasangan yang belajar dari alas kaki.


Ya, sahabat, maupun kekasih, baiknya belajar dari kesetiaan ini. Mereka pasti berbeda dan tidak sama. Tapi selayaknya mereka bisa saling melengkapi, bukan malah saling meniadakan ke-khasan masing-masing dan mengubah pribadi pasangannya. Meskipun sering beda pendapat hingga terjadi pertengkaran, baiknya mereka tetap berusaha menemukan jalan terbaik untuk menemukan titik tengah perbedaannya, bukannya malah memisahkan diri dan berjalan masing-masing. Jika ditemukan titik tengahnya, maka pasangan itu dapat berjalan bersama lagi menuju satu tujuan yang sama.

Dan yang utama, baiklah jika kalian saling menghargai, dan karena saling melengkapi, hingga jika salah satu dari kalian merasa susah, maka kalian akan menolongnya, bukan membiarkannya hancur. Sebab jika salah seorang dari kalian telah tiada, kalian akan merasa kehilangan dan tak berarti lagi. Itulah kasih yang besar dan kesetiaan yang besar yang bisa dipelajari dari sepasang alas kaki.



author : unknown (by message from Angel Hwang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar