Sebelum memulai post ini, aku mengucapkan selamat tahun baru bagi pembaca, semoga tahun 2012 ini menjadi tahun yang baik bagi kita semua. Ya, tahun yang baik hingga kesuksesan bisa tercapai, angan bisa terwujud, dan mimpi dapat diraih.
Kawan, ini adalah post pertamaku pada tahun 2012, harapanku adalah agar post ini dapat membantu merealisasikan apa yang menjadi doa di awal tahun akan kesuksesan, dan menunjukkan sedikit refleksi akan hidup kita menanggapi kesuksesan.
Pagi ini aku memulai rutinitasku, dan ntah mengapa pagi ini aku tertarik untuk mencari tau bagaimana seekor burung bisa terbang. Mungkin karena aku ingin punya sayap dan sejak kecil selalu berkata kepada diriku sendiri, "andai aku punya sayap". Tapi kawan, sebuah fakta unik yang kutemukan adalah burung pun tak akan pernah bisa terbang jika hanya bermodalkan sayap. Sadarkah anda?
Bagi seekor anak burung, memiliki sayap adalah kelebihannya dari binatang lain yang tak bersayap. Tapi apa artinya sayap jika seekor anak burung hanya diam di dalam sarangnya? Seekor anak burung akan terbang jika ia berani keluar dari sarangnya dan berani merasakan jatuh. Tanpa semua itu, terbang hanyalah mimpi bagi mereka.
Begitu pula manusia, memiliki akal budi adalah sebuah kelebihan manusia dari makhluk hidup lainnya. Tapi apa artinya akal budi manusia jika tidak pernah dipakai? Sarang burung diibaratkan ketakutan manusia, hidup dalam ketakutan akan jatuh adalah hal yang harus dilawan. Sampai kapan kita akan bertahan dengan segala ketakutan dan mencari jalan aman? jika seekor anak burung tidak keluar dari sarangnya, ia juga hanya mencari aman. Manusia yang ingin sukses adalah manusia yang berani menantang resiko, bukan manusia yang diam dalam sarangnya, dalam segala kekhawatirannya.
Jatuh juga bukan hal yang harus dihindari. Seperti seekor anak burung yang kini beterbangan di langit luas, mereka pun pernah terjatuh. Saat pertama mereka mengepakkan sayapnya, mereka pasti merasakan yang namanya jatuh. Manusia, pertama kali mencoba, tak jarang terjatuh, mengalami hambatan dan celaan adalah wajar dalam mencoba. Seberapa mampu kita menahan sakit saat terjatuh, dan mencoba kembali? Seekor anak burung tak pernah berhenti berusaha untuk terbang. Meskipun terjatuh, tetap kembali mengembangkan sayap kecilnya dan berusaha terbang lagi.
Manusia adalah makhluk yang mendekati sempurna. Setiap kita berpikir "andai aku punya sayap", ingatlah bahwa kita semua punya sayap, hanya saja sayap kita tak terlihat, dan sayap yang dimiliki manusia jauh lebih besar dari sayap rajawali sekalipun. Sayap manusia dapat mengembang lebar, selebar yang kita inginkan. Setiap manusia dapat terbang tinggi menggapai segala angannya yang digantungkan diatas bintang, dan terus terbang setinggi langit ke tujuh. Yang dibutuhkan hanyalah usaha dan ketabahan saat terjatuh. Usaha itu susah, apalagi untuk bisa menerima kegagalan. Tapi itulah syarat untuk bisa terbang.
Oya, satu lagi hal unik. Seekor anak burung yang sudah bisa terbang, tidak akan pernah lupa dengan sarangnya. Saat ia bisa terbang, tujuan pertamanya adalah sarang kusamnya, tempat ia tumbuh dan memulai usahanya. Jadi, bagi kalian yang sudah berhasil terbang dan meraih angan di bintang, jangan pernah lupa dengan titik awal usaha kalian, teman-teman dan orang tua yang sudah memberikan dukungan bagi kalian, kepada rumah kecil tempat kalian tumbuh.
author: ~d'Coffeesheepz
Tidak ada komentar:
Posting Komentar