WELCOME TO METAPHOR CENTER, TAKE YOUR TIME

Sabtu, 31 Maret 2012

things won't go easier, be stronger

kawan, sekian lama aku ga post sesuatu di blog ini. Sekarang aku kembali ngepost karena ada yang terlintas di pikiranku. Berhubungan dengan hal usaha dan sekali lagi, tetap, untuk mencapai sukses.

Banyak orang berkata, 'cobaanku terlalu berat', 'hidupku terlalu menyiksa', atau mungkin 'dunia ini membunuhku!'. Semua terkesan benar adanya. Kapan sih ada manusia yang hidup tanpa menemui cobaan ataupun masalah? Ga ada, ga pernah ada, dan ga akan ada. Benar bukan? Sekalipun ada, sebenarnya orang itu bukan hidup tanpa masalah, hanya saja dia mampu hidup beriringan dengan masalahnya.

Saya pernah menonton acara TV Mario Teguh Golden Ways dan mengutip sebuah kata untuk post kali ini. 'Saat kamu dipukul, dan kamu melawan arah pukulan itu, kamu akan merasa sakit. Ikutlah dalam pukulan itu dan kamu tidak akan merasa sakit'. Ya, hal sama berlaku untuk setiap masalah dan cobaan dalam hidup. Tapi bukan berarti setiap kali terjerat masalah atau mengalami cobaan, kita harus pasrah dan terpuruk di dalamnya.

Yang dimaksud dengan ikutlah dalam pukulan adalah, jangan menghadapi suatu cobaan atau masalah dengan menyesalinya. Jangan bawa masalah menjadi beban yang berat. Kita berpikir bahwa masalah kita berat karena kita mengharapkan sesuatu yang ringan. Itulah perlawanan kita terhadap pukulan dari masalah. Ikutlah dalam pukulan. Jika ditimpakan beban yang menurutmu berat, bentuklah pundak yang kuat agar mampu membawanya. Jangan jadikan segala beban berat karena semakin seseorang menjadi dewasa, segala hal dalam hidupnya memang akan menjadi lebih berat.

Sama seperti bermain game, semakin level kita meningkat, kita akan menemui rintangan yang semakin sulit. Tabahlah, jangan mengeluh dan jangan menyerah. Hidup adalah sebuah permainan yang harus diselesaikan.

Jangan pernah meminta beban yang ringan, kawan. Mintalah pundak yang kuat. Setiap hal tidak akan menjadi lebih mudah, kuatlah.


author : Coffeesheepz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar