WELCOME TO METAPHOR CENTER, TAKE YOUR TIME

Rabu, 25 April 2012

This too, Will end

Kembali lagi ngepost di blog yang udah lama kutinggalkan ini. Sebenarnya bukan kutinggalkan sih, cuma ga tau aja apa yang harus di post dalam blog ini akhir-akhir ini. Seketika aku teringat dengan cerita yang disampaikan oleh salah seorang teman lewat broadcast BBM. Sebuah cerita sederhana, namun mengandung banyak makna. Ya, judul cerita itu sama persis dengan apa yang kujadikan judul untuk post kali ini.

Cerita singkat tersebut menceritakan kehidupan seorang pengrajin emas di sebuah kerajaan. Ia begitu mahir dan baik hati, juga bijaksana. Oleh sebab itu, raja sangat menghargainya dan telah menganggapnya orang tua keduanya. Suatu saat, ketika pengrajin ini sudah mencapai usianya yang renta, sang raja meminta 1 hal untuk dilakukannya. Sang raja memintanya membuat sebuah cincin emas, dengan ukiran beberapa kata yang dapat dijadikannya pelajaran dalam hidupnya hingga tua.

Pengrajin tersebut memikirkan apa yang harus dituliskannya di balik cincin tersebut selama beberapa hari sebelum kemudian menemukan beberapa kata untuk diukirkan pada cincin tersebut. Setelah menyelesaikan tugas terakhirnya, ia menghembuskan nafas terakhirnya beberapa hari kemudian. Sang raja melihat tulisan yang diukir pengrajin tersebut di balik cincin dan menemukan 4 kata terukir disana, yang berbunyi, "this too, will end".

Awalnya sang raja tidak mengerti akan arti dari kata-kata tersebut. Tapi suatu hari, pada saat ia sedang merasa susah karena masalah politik yang begitu berat, ia membaca tulisan itu dan merasa tenang. Saat ia sedang berpesta, ia membaca tulisan tersebut dan kembali rendah hati.

Ya, makna dari tulisan itu adalah, "TIDAK ADA YANG ABADI". Semuanya pasti berlalu, kesedihan, amarah, kebencian, kebahagiaan, dendam, keberuntungan, semuanya tidak ada yang bersifat abadi. Semuanya hanya bumbu dalam hidup seorang manusia.

Maka dari itu kawan-kawan sekalian, meskipun kadang kita begitu beruntung ketimbang orang lain, jangan merasa tinggi hati, tapi rendah hati lah, sebab tidak selamanya kita akan beruntung. Begitu pula saat kita galau dan gundah karena masalah yang menimpa kita, janganlah terlarut dalam segala kesedihan, karena hal itu pasti berakhir. Jalani hidupmu dengan penuh keseimbangan, jangan dibawa berat sebelah. Enjoy life as what it used to be, don't force it to be what we want to be.


author: ~unknown~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar