Post kali ini mengutip kejadian yang terjadi di kota Foshan, Cina Selatan, Kamis, 13 Oktober lalu, yang menimpa seorang balita berumur 2 tahun bernama Yue Yue. Kronologis kejadian adalah dimana Yue Yue yang kala itu sedang berjalan di daerah pertokoan di kota Foshan tertabrak sebuah van dan dilindas dua kali oleh mobil van tersebut, disusul sebuah truk yang melindas kakinya beberapa saat kemudian. Tragisnya, sekitar 18 orang yang berlalu lalang di sekitar TKP tidak ada yang mempedulikan keadaan Yue Yue yang sudah sekarat, hingga akhirnya Chen Xianmei, salah seorang pejalan kaki membawa badan Yue Yue ke tepi jalan dan mencari bantuan serta kedua orang tua Yue Yue sehingga kedua orang tua Yue Yue yang membuka usaha pertokoan di kawasan tersebut tau dan sadar bahwa anak mereka sudah sekarat. (Kronologis lengkap dapat dilihat di Youtube)
Aku udah coba googling ke beberapa sumber informasi mengenai berita ini, dan komentar-komentar yang dapat kutemukan saat mencari artikel mengenai kejadian ini adalah kata-kata kasar serta sumpah-sumpah serapah yang ditujukan kepada setiap pejalan kaki yang membiarkan Yue Yue tergeletak di tengah jalan dengan kondisi yang sekarat. Namun, setelah ditelusuri lagi, ternyata memang ada faktor psikologis manusia yang disebut 'Bystander Effect', yang menjelaskan hal ini terjadi.
'Bystander Effect' dapat disimpulkan sebagai sikap manusia yang dimana secara tidak langsung mengutamakan kepentingannya dan meninggalkan hal lain yang mungkin bersifat darurat karena faktor lingkungan yang ramai. Pemikiran seperti ini memicu adanya ketergantungan kepada pihak lain (orang-orang di sekitarnya) untuk menangani keadaan darurat tersebut. Pasti teman-teman juga pernah bersikap seperti ini, misalnya di jalan, pengendara di depan kita kecelakaan, secara spontan kita akan kaget dan menghindar bukan? Kemudian setelah terhindar, dengan fokus dan kegiatan yang sudah tersusun dalam pikiran kita, dan dengan kondisi jalanan yang ramai pejalan kaki dan pengendara kendaraan bermotor, akankah kita turun dan menolong? Mungkin saat melihat ada seorang pejalan kaki menghampirinya, kita sudah mulai berfikir, ada orang lain yang bisa menolongnya, biarkan sajalah. Ini bukan bermaksud menuduh teman-teman, tapi sikap ini muncul tanpa disadari. Percayalah.
Nah, bagaimana dengan orang-orang yang berada di sekitar Yue Yue saat itu? Mereka juga melihat kondisi pasar yang ramai, sehingga mereka berpikir akan ada orang lain yang menolongnya. Mereka berfokus untuk membeli keperluan mereka, dan membiarkan orang lain yang bertindak. Namun sikap ini dikecam oleh orang-orang di seluruh belahan dunia, karena apa? Dalam konteks kejadian ini, dipertaruhkan nyawa seorang balita karena reaksi 'Bystander Effect'.
Teman-teman, aku secara pribadi juga ga sehati sepemikiran dengan pejalan kaki disana. Tapi mau bagaimana lagi, 'Bystander Effect' sudah cukup meluas di masyarakat dewasa ini. Jika kita berani mengecam para pejalan kaki itu, mengapa kita tidak mulai terlebih dahulu dengan mengecam diri kita, yang mungkin sudah melakukan hal yang sama, namun dengan lingkup yang kecil dan permasalahan yang lebih kecil, seperti memungut sampah? Memang, nyawa seorang balita tidak bisa dibandingkan dengan sebungkus plastik atau sampah lainnya. Tapi jika sampah-sampah dibiarkan, ini bukan hanya berhubungan dengan nyawa seorang manusia, tapi jutaan manusia.
Kita seringkali melihat objek sebagai patokan dan acuan seberapa besar sebuah masalah, saat objeknya sebesar manusia, kita menjadikannya masalah besar, dan jika objeknya hanya hal-hal kecil, kita menganggapnya sebuah masalah kecil. Mulai sekarang, lihatlah pada akibatnya, bukan objeknya. Segala perkara menjadi besar ketika dibiarkan begitu saja. Kita tidak mungkin menghindari 'Bystander Effect' karena memang merupakan salah satu bagian psikologi manusia, yang bisa kita lakukan hanyalah mengurangi persentase timbulnya sikap ini dalam hidup kita.
Berhenti menilai diri orang lain, nilailah terlebih dahulu diri sendiri.
Bagi pembaca, teman-teman sekalian, mari kita doakan kesembuhan Yue Yue dari komanya, dan diselamatkan dari maut. Mari mohonkan kuasa Tuhan bekerja atasnya.
by: ~d'CoffeeSheepz
Tidak ada komentar:
Posting Komentar